Pengertian Materi Genetik DNA dan RNA (Lengkap)
Materi genetik yaitu unit pewarisan sifat bagi makhluk hidup.
Makhluk hidup tidak ada yang identik bukan? Hal ini diakibatkan alasannya yaitu makhluk hidup mempunyai materi genetik yang berbeda-beda.
Materi genetik berada pada seluruh tubuh, pada setiap sel,
setiap sel mengandung kromosom yang terdiri dari uraian gen.
Gen yaitu unit pewarisan sifat bagi organisme makhluk hidup.
Gen mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai gosip genetik yang dibawa oleh setiap individu ke keturunannya dan sebagai pengatur metabolisme untuk perkembangan setiap mahkluk hidup.
Dalam gen inilah terdapat materi genetik yaitu DNA dan RNA.
Berikut klarifikasi mengenai pengertian DNA dan RNA secara terperinci.
DNA (Deoxyribonucleic Acid)
:max_bytes(150000):strip_icc()/3-D_DNA-56a09ae45f9b58eba4b20266.jpg?ssl=1)
Pengertian DNA
DNA merupakan asam nukleat yang menyusun gen di dalam inti sel. Selain itu DNA juga terdapat dalam mitrokondria, kloroplas, sentrol, plastid dan sitoplasma. DNA merupakan materi genetik yang membawa gosip biologis dari setiap makhluk hidup dan beberapa virus. DNA dibawa oleh setiap individu ke keturunannya.
Struktur DNA

Struktur DNA terdiri dari suatu molekul besar kompleks dengan dua pita panjang saling berpilin membentuk heliks ganda. Setiap DNA terbentuk dari ratusan sampai ribuan polimer nukleotida. Setiap nukleotida terdiri dari:
- Gula pentosa deoksiribosa atau 2-deoksiribosa (H−(C=O)−(CH2)−(CHOH)3−H)


- Gugus fosfat atau Ostorifosfat (PO43-)

- Basa nitrogen atau nukleobasa

Ikatan Kimia pada Rantai DNA
Seperti namanya, DNA tersusun atas beberapa ikatan rantai kimia. Ikatan kimia ini menyambungkan antara gugus fosfat, basa, dan gula dalam susunan DNA.
- Ikatan fosfodiester, yaitu ikatan kimia antara gugus fosfat dari satu nukelotida dan gula dari nukleotida berikutnya.
- Ikatan hidrogen, yaitu ikatan kimia antarpasangan basa nitrogen.
- Ikatan antara gula deoksiribosa dan basa nitrogen:
- Deoksiadenosin monofosfat (dAMP): antara gula deoksiribosa dan basa adenin.
- Deoksiguanin monofosfat (dGMP): antara gula deoksiribosa dan basa guanin.
- Deoksisistidin monofosfat (dCMP): antara gula deoksiribosa dan basa sitosin.
- Deoksitimidin monofosfat (dTMP): antara gula deoksiribosa dan basa timin.
Fungsi DNA
DNA sebagai materi genetik mempunyai beberapa fungsi pada badan makhluk hidup, diantarana yaitu:
- Membawa gosip genetik.
- Memiliki tugas dalam pewarisan sifat.
- Mengekspresikan gosip genetik.
- Menyintesis molekul kimia lain.
- Menduplikasikan diri atau bereplikasi.
Sifat DNA
Berikut beberapa karakteristik dari DNA yang terdapat dalam makhluk hidup:
- Jumlah DNA konstan pada setiap jenis sel dan spesies.
- Kandungan DNA dalam sel bergantung sifat ploidi atau jumlah kromosom.
- Bentuk DNA pada inti sel eukariotik ibarat benang yang tidak bercabang.
- Bentuk DNA pada inti sel prokariotik, plastid, dan mitokondria berbentuk sirkuler.
Replikasi DNA
Replikasi atau proses menduplikasikan diri ini terjadi ketika interfasi sebelum sel membelah dengan tujuan supaya sel anakan hasil pembelahan mengandung DNA yang identik dengan DNA sel induk. Jika terdapat kesalahan pada proses ini, sifat pada sel-sel anakan akan mengalami perubahan.
Kemungkinan replikasi DNA melalui tiga model, diantarannya:
- Semikonservatif. Rantai ganda DNA usang berpisah kemudian rantai gres disintesis pada masing-masing rantai DNA lama.
- Konservatif. Rantai ganda DNA usang tidak berubah. Berfungsi sebagai cetakan buat DNA baru.
- Dispersif. Beberapa bab dari kedua rantai DNA usang dipakai sebagai cetakan DNA baru. Sehingga DNA usang dan gres tersebar.
Dari ketiga model tersebut model semikonservatif merupakan model yang
paling sempurna untuk proses replikasi DNA. Replikasi semikonservatif ini berlaku bagai organisme prokariotik maupun eukariotik. Bentuk replikasi DNA sanggup dipahami melalui gambar berikut:

RNA (Ribonucleid Acid)

Pengertian RNA
RNA yaitu makromolekul polinukleotida berupa rantai tunggal atau ganda yang tidak berpilin ibarat halnya DNA. RNA banyak terdapat pada ribosom atau sitoplasma dan keberadaannya tidak tetap alasannya yaitu gampang terurai dan harus dibuat kembali.
Struktur RNA

Berbeda dengan DNA, RNA merupakan rantai tunggal polinukleotida. Tiap
ribonukleotida terdiri dari 3 gugus molekul, yaitu gula 5 karbon (ribosa), gugus fosfat, membentuk punggung RNA bersama ribosa, basa nitrogen, yang terdiri dari basa purin yang sama dengan DNA sedangkan pirimidin berbeda, yaitu sitosin dan urasil, dan gugus fosfat.
Fungsi
RNA
RNA berperan dalam proses sintesis
protein di dalam sel. Akan tetapi, pada beberapa jenis virus, RNA berperan
seperti DNA untuk membawa gosip genetik.
Macam-Macam
RNA
- RNA genetik, yaitu RNA yang berperan ibarat DNA dalam membawa gosip genetik. RNA tipe ini hanya ada dalam beberapa jenis virus.
- RNA nongenetik, yaitu RNA yang hanya berperan dalam proses sintesis protein. RNA tipe ini ada dalam organisme yang mempunyai DNA. Ada tiga macam RNA nongenetik, yaitu:
- RNA duta (mRNA), rantai tunggal panjang yang tersusun atas ratusan nukleotida. RNA ini terbentuk melalui proses transkripsi di dalam inti sel oleh DNA. Fungsi dari mRNA yaitu sebagai pembawa arahan genetik (kodon) dari inti sel ke sitoplasma.
- RNA pemindah (tRNA), rantai tunggal pendek yang dibuat DNA di dalam inti sel kemudian diangkut ke sitoplasma. Fungsi dari tRNA yaitu sebagai penerjemah kodon dari mRNA dan pengangkut asam-asam amino dari sitoplasma ke ribosom.
RNA ribosom (rRNA) mempunyai rantai tunggal, tidak bercabang, serta fleksibel pada ribosom yang dibuat DNA di dalam inti sel. Jumlahnya lebih banyak daripada mRNA ataupun tRNA. Fungsi dari rRNA yaitu sebagai mesin perakit polipeptida pada sintesis protein.
Perbedaan DNA dan RNA
Perbedaan | DNA | RNA |
Bentuk | rantai panjang , ganda, dan berpilin (double heliks) | rantai pendek, tunggal, dan tidak berpilin |
Fungsi | Mengendalikan faktor keturunan dan sebagai materi genetik (bahan baku) untuk sintesis protein sintesis protein. | Mengendalikan sintesis protein |
Letak | Berada dalam nukleus, kloroplas, mitokondria | Berada dalam nukleus, sitoplasma, kloroplas, mitokondria |
Komponen Gula | Deoksiribosa | Ribosa |
Ukuran | Panjang | Pendek |
| Jenis Basa Nitrogen | Purin (adenin dan guanin) gugus fosfat. dan Pirimidin (sitosin dan timin) | Purin (adenin dan guanin) dan Pirimidin (sitosin dan urasil) |
Kadar | Tetap, tidak dipengaruhi oleh acara sintesis protein. | Berubah-ubah sesuai sesuai dengan jumlah sintesis protein yang dibutuhkan. |
Keberadaannya | Permanen. | Periode pendek alasannya yaitu gampang terurai. |
Referensi: Genetics – DNA, RNA, Chromosome Definition – Toppr
Sumber https://saintif.com
No comments for "Pengertian Materi Genetik DNA dan RNA (Lengkap)"
Post a Comment